
Jenis-jenis Pemeriksaan Radiologi yang Perlu Kita Ketahui
Sahabat Andalus, mari kita ulas dan mengenal tentang jenis-jenis pemeriksaan radiologi untuk diagnosis penyakit secara akurat.
Dikutip dari Halodoc, Radiologi adalah cabang ilmu kedokteran yang digunakan untuk mengetahui bagian dalam tubuh manusia menggunakan teknologi pencitraan, baik berupa gelombang elektromagnetik maupun mekanik. Dalam dunia medis, radiologi berperan penting untuk diagnosis penyakit secara akurat.
Jenis-Jenis Pemeriksaan Radiologi
Beberapa kondisi yang diketahui melalui pemeriksaan radiologi adalah kanker, tumor, penyakit jantung, stroke, kelainan paru-paru, serta gangguan pada tulang, sendi, pembuluh darah, hati, ginjal, kelenjar tiroid, kelenjar getah bening, saluran pencernaan, dan saluran reproduksi.
Secara umum, pemeriksaan radiologi terbagi menjadi dua bidang, yaitu:
1. Radiologi Diagnostik
Radiologi diagnostik membantu dokter untuk melihat struktur di dalam tubuh menggunakan teknologi pencitraan. Tujuannya untuk mengetahui kondisi bagian dalam tubuh, mendiagnosis penyebab gejala yang dikeluhkan, memantau respons tubuh pengidap terhadap perawatan yang dijalani, serta skrining penyakit. Jenis pemeriksaan radiologi diagnostik meliputi:
- Computed tomography, dikenal juga computerized axial tomography (CT/CAT) scan.
- Pemeriksaan fluoroskopi.
- MRI (magnetic resonance imaging) dan MRA (magnetic resonance angiography) scan.
- Pemeriksaan mamografi.
- Pemeriksaan nuklir, seperti bone scan, tiroid scan, dan tes stres jantung.
- Positron emission tomography (PET scan)
- Foto rontgen dan USG.
2. Radiologi Intervensi
Radiologi intervensi memungkinkan dokter untuk melakukan prosedur medis minim sayatan. Tujuannya untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit. Dokter mengambil gambar melalui teknologi pencitraan, misalnya memasukkan kateter, kamera, kabel, dan instrumen kecil lain ke bagian tubuh pengidap. Contoh prosedur radiologi intervensi meliputi:
- Angiografi, angioplasti, dan pemasangan ring pembuluh darah.
- Embolisasi untuk menghentikan perdarahan.
- Radioterapi melalui pembuluh darah arteri.
- Biopsi payudara yang dipandu dengan teknik stereotactic atau ultrasound.
- Biopsi jarum dari organ berbeda (seperti paru-paru dan kelenjar tiroid).
- Pemasangan kateter.
- Penempatan selang makanan.
Persiapan Teknis Sebelum Pemeriksaan Radiologi
Sebelum melakukan pemeriksaan radiologi, ada beberapa tes yang harus dijalani. Pada tahap awal, dilakukan pemeriksaan di dokter umum. Apabila ditemukan adanya gejala yang menjurus pada penyakit tertentu dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan, kita akn dirujuk ke dokter spesialis (disesuaikan dengan kebutuhan). Setelah dirujuk ke radiolog, barulah kita mendapatkan pemeriksaan radiologi.
Setiap prosedur pemeriksaan membutuhkan persiapan yang berbeda-beda. Sebelum menjalani pemeriksaan radiologi, berikut ini hal yang perlu dipersiapkan:
- Memakai pakaian yang nyaman dan longgar agar mudah membukanya saat pemeriksaan berlangsung. Namun biasanya, rumah sakit menyiapkan baju khusus yang bisa dipakai selama pemeriksaan.
- Melepaskan perhiasan, kacamata, jam tangan, dan aksesori yang mengandung logam karena memengaruhi hasil pemeriksaan. Jika pernah menjalani implantasi metalik (seperti pemasangan ring jantung atau mur di tulang), segera lapor ke dokter.
- Kita juga mungkin akan diminta untuk berpuasa selama beberapa jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Itulah jenis pemeriksaan radiologi yang perlu kita ketahui. Kalau ingin melakukan pemeriksaan khusus, Anda bisa membuat janji dengan dokter di RS Andalusia silahkan buat janji di sini! atau langsung menghubungi WhatsApp admin. Terima kasih
Referensi : Halodoc, perlu Tahu, Ini Jenis-Jenis Pemeriksaan Radiologi
